Moves Like Jagger Lyrics

Moves Like Jagger
(Maroon 5 ft Cristina Aguelera)
Oh, yeah
Oh!

[Verse 1:]
Just shoot for the stars
If it feels right
And aim for my heart
If you feel like
And take me away and make it OK
I swear I’ll behave

You wanted control
So we waited
I put on a show
Now I make it
You say I’m a kid
My ego is big
I don’t give a shit
And it goes like this

[Chorus:]
Take me by the tongue
And I’ll know you
Kiss me ’til you’re drunk
And I’ll show you

All the moves like Jagger
I’ve got the moves like Jagger
I’ve got the moves like Jagger

I don’t need to try to control you
Look into my eyes and I’ll own you

With them moves like Jagger
I’ve got the moves like Jagger
I’ve got the moves like Jagger

[Verse 2:]
Maybe it’s hard
When you feel like you’re broken and scarred
Nothing feels right
But when you’re with me
I’ll make you believe
That I’ve got the key

Oh
So get in the car
We can ride it
Wherever you want
Get inside it
And you want to steer
But I’m shifting gears
I’ll take it from here (Oh! Yeah yeah!)
And it goes like this (Uh)

[Chorus:]
Take me by the tongue
And I’ll know you (Uh)
Kiss me ’til you’re drunk
And I’ll show you

All the moves like Jagger
I’ve got the moves like Jagger
I’ve got the moves like Jagger

I don’t need to try to control you (Oh, yeah)
Look into my eyes and I’ll own you

With them moves like Jagger
I’ve got the moves like Jagger (Yeah yeah)
I’ve got the moves like Jagger

[Bridge:]
You wanna know how to make me smile
Take control, own me just for the night
And if I share my secret
You’re gonna have to keep it
Nobody else can see this

So watch and learn
I won’t show you twice
Head to toe, oooh baby rub me right
But if I share my secret
You’re gonna have to keep it
Nobody else can see this (Ay! Ay! Ay! Aaay!)

And it goes like this

[Chorus:]
Take me by the tongue (Take me by the tongue)
And I’ll know you
Kiss me ’til you’re drunk
And I’ll show you (Yeah yeah yeah!)

All the moves like Jagger
I’ve got the moves like Jagger
I’ve got the moves like Jagger
(Oh, yeah)
I don’t need to try to control you
Look into my eyes and I’ll own you

With them moves like Jagger
I’ve got the moves like Jagger
I’ve got the moves like Jagger


Arthur Pulang Kampung, Tidak Masuk Skuad Timnas U-23

Jakarta, CyberNews. Calon pemain naturalisasi, Arthur Irawan gagal masuk skuad timnas Indonesia U-23 setelah pelatih timnas Alfred Riedl mencoret namanya pada seleksi pertama.

Selain arthur, ada pemain lainnya yang juga tidak masuk dalam pasukan timnas besutan Riedl, yaitu James Zaidan Saragih dan Andrea Bitar.

Jika memang hasil seleksi tidak sesuai dengan keinginannya, Arthur akan kembali ke Inggris. Sebelumnya Arthur sempat menargetkan masuk ke timnas U-23. Namun, masuk seleksi pun dikatakannya sudah cukup membanggakan.

Jika memang akhirnya ditolak masuk, dikatakannya itu bakal jadi pelecut untuk lebih berusaha lagi.”Saya pasti akan usaha lebih keras lagi,” kata Arthur.

suaramerdeka.com

Kesetiaan yang Suci

Ku ingin selamanya mencintai dirimu

Sampai ku akan menutup mata dan hidupku

Ku ingin selamanya ada di sampingmu

Menyayangi dirimu sampai waktu kan memanggilku

Mungkin potongan lirik lagu diatas adalah sebuah doa yang dilantunkan dari mulut seseorang yang tidak mau kehilangan orang yang disayanginya. Pastinya setiap orang yang saling mencintai tidak mau meninggalkan dan ditinggalkan oleh pasangannya. Mereka pastinya menginginkan keabadian. Kisah cinta mereka pastinya ingin bertahan sampai waktu mengkhirinya.

Apakah anda telah memiliki seorang pasangan?

Apakah anda juga menginginkan kisah cinta yang abadi?

Pastinya mau kan? Tapi coba tanyakan pada hati sendiri dan biarkan hati anda yang menjawab sendiri.

Tanyakan juga pada hati anda apakah tujuannya anda menjalin hubungan dengan pasangan anda saat ini?

Jika anda masih belum mengetahui alasannya lebih baik hubungan anda jangan diperpanjang lagi. Dari pada nantinya akan berbuah kesedihan. Karena tidak adanya tujuannya itu.

Atau coba tanyakan pada pasangan anda apakah tujuan anda dan pasangan anda menjalin hubungan tersebut?

Jika anda dan pasangan anda bingung dan ragu-ragu atau bahkan tidak tahu apa tujuannya? Maka lakukan hal yang sama.

Beruntunglah bagi kalian yang memiliki tujuan yang mulia dan berakhir bahagia dengan pasangannya. Kalian menjalin ikatan itu dengan penuh pemikiran dan perhitungan. Mau dibawa kemana hubungan kalian?, dan bagaimana kalian membawa hubungannya?.

Beruntunglah bagi kalian yang sudah berpikiran atau bahkan sudah merencanakan sebuah misi yang suci yaitu misi pernikahan. Pernikahan merupakan suatu ibadah yang sangat suci, maka didalamnya harus diisi dengan orang yang suci. Orang-orang yang sudah bertegad sehidup semati. Menerima segala sesuatu yang akan mereka jalani berdua di kemudian hari.

Sungguh mulia jika kalian tidak mempermainkan ikatan kalian saat ini. Tidak terjerumus dengan dosa karena hawa nafsu. Telah mempunyai niat akan menerima dengan ikhlas segala yang ada pada pasangan masing-masing. Dengan meredam ego sendiri untuk kepentingan bersama.

Ya, jika kita saling pengertian dan saling memendam egonya masing-masing dan saling menerima segala kekurangan, maka kemungkinan terlahirnya pasangan yang harmonis akan terwujud.

Ya, siapa yang tidak mau memiliki pasangan hidup yang terus setia menemani sampai akhir hayat kita, dan mau saling mengerti dan menerima segala yang ada dalam diri kita. Beruntunglah bagi kalian yang telah merasa memiliki pasangan seperti itu, tapi jangan lupa hidup tidak akan berjalan dengan mudah pasti akan ada banyak aral rintang yang akan kita hadapi.

Jadi, teruslah berusaha untuk mendapatkan yang terbaik dan syukurilah segala apa yang ada sekarang ini dan berusaha untuk menjadi lebih baik karena yang paling baik belum datang.

Semoga Allah mengampuni si pembuat tulisan ini. Tidak ada manusia yang sempurna. Janganlah lihat siapa yang menulis tapi lihat, baca dan berilah komentar tulisannya. OK

-Merci beaucoup-

Cicadas, 22 Oktober 2010

Kesetiaan yang suci danarsenal.blogdetik.com

MOTIVATOR SEJATI

PENYEMANGAT DIRIKU

. . . “Jika seorang lelaki mendapat cobaan jatuh cinta kepada seorang wanita, sedang ia tidak mampu mewujudkan cinta itu dengan pernikahan, maka hendaklah dia menyibukkan diri dan berusaha melupakan wanita itu. Jika wanita itu masih tetap ada dalam ingatannya dan tetap hadir dalam bayangannya, maka dia harus mengerahkan segenap kemampuannya untuk menempuh jalan yang terhormat dan tetap menjaga kesucian diri, hingga Allah SWT memberika jalan keluar dari kesusahan dan kesempitan yang menimpanya.” . . .

. . . Alangkah indah apa yang diriwayatkan Ar-Rafi’I, dari Abu Ishak As-Subai’i yang berkata: “Ali bin Abu Thalib karamallaahu wajhah mengaingatkan teman dan sahabatnya untuk berakhlaq baik dan menasihati mereka:

“Jadilah engkau sumber kebaikan

dan maafkanlah kesalahan orang lain

karena engkau pasti akan melihat

dan mendegnar sendiri buah perbuatanmu.

Jika engkau mencintai seeorang,

cintailah dia sekedarnya saja

karena engkau tidak tahu

kapan cinta itu akan lenyap darimu.

Jika engkau membenci seseorang,

bencilah dia sekedarnya saja

karena engkau tidak tahu

kapan engkau bakal kembali mencintainya.” . . .

. . . dengan kesahajaan dan keseimbangan dalam cinta dan benci, kita telah membuka pintu untuk saling mengerti dan saling bersahabat, serta telah memberikan kepada orang lain suatu jalan untuk membangun keharmonisan dan persaudaraan. Betapa banyak Allah SWT telah menghimpun kembali dua saudara yang tadinya saling menjauh dan saling membenci, di bawah naungan persaudaraan Islam setelah sebelumnya keduanya saling menduga bahwa mereka tidak akan bisa bertemu, tak akan bisa saling mencinta, dan tak akan bisa saling legowo.

Semoga Allah SWT mengasihi orang yang bersyair:

“Terkadang Allah SWT menghimpun kembali

dua pihak yang berpisah

setelah diduga kuat bahwa keduanya

takkan bisa bertemu kembali.” . . .

NASIHAT

. . . Nasihat secara pribadi akan menciptakan nuansa yang mendorong orang yang bersangkutan mau menerima nasihat karena terhindar dari rasa dipermalukan, sebagaimana yang dipesankan oleh seorang penyair dalam nasihatnya:

”Kemukakanlah nasihatmu kepadaku secara pribadi

jangan kau mengemukaknnya

di hadapan orang lain

Karena sesungguhnya

nasihat di hadapan orang lain

sama dengan mencemoohkan

dan aku tidak suka mendengarnya.” . . .

Next Page »